Warta Harian Kita - Jakarta. Kurang lebih tiga jam berselang, BMKG
resmi mencabut peringatan dini adanya gelombang tsunami pasca gempa di
sekitaran Mentawai.
"Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa 7,8 SR dinyatakan
telah berakhir," demikian pernyataan resmi BMKG.
Sebelumnya Kepala Pusat Informasi BNPB Sutopo Purwo mengatakan potensi
terjadinya tsunami akibat gempa itu memang kecil. "Berdasarkan analisis
Ikatan Ahli Bencana Indonesia, mekanismenya gempa strike slip kemungkinan
potensi tsunami tidak besar. Tsunami besar biasanya kalau mekanismenya
thrust," kata Sutopo.
Sutopo mengatakan, sumber gempa dari sistem patahan Investigator Fracture Zone
(IFZ) di Samudera Hindia menyebabkan pergeseran lempeng secara mendasar.
"Sehingga tidak akan membangkitkan tsunami besar. Berupa sistem sesar
transform. Mirip gempa di barat daya Simeulue pada 11 April 2012. Goncangan
dirasakan di Padang III MMI (lemah)," ujar Sutopo. (faj/faj)
Sumber : Detik.com
