Zidane merupakan
salah satu legenda hidup persepakbolaan dunia. Karier sepakbola Zizou (panggilan
akrab Zidane) terbilang cemerlang. Dia merupakan tokoh kunci kemenangan tim
nasional Prancis pada final piala dunia 1998 dan piala eropa 2000.
Sejak kecil, Zizou sudah
menampakan bakatnya dalam mengolah bola. Ia terkenal dengan teknik menguasai
bola yang unik. Namun, Zidane pernah berkata, “ bakat bukanlah apa-apa tanpa
latihan terus-menerus”. Saya bisa menggunakan teknik karena terus berusaha
melatih kemampuan dengan menambah porsi bermain bola.”
Selain itu,
semangat Zidane tampaknya dipengaruhi pula oleh asal-usul keluarganya. Zidane
merupakan seorang anak imigran dari Aljazair yang mencoba mengubah nasib di Prancis.
Sebagaimana nasib
kaum imigran yang minoritas, keluarga Zidane pun tumbuh dalam lingkungan yang
keras dan jauh dari kecukupan.” Ayah saya pernah berkata, sebagai imigran, kita
harus bekerja lebih giat dari orang lain, dan kita pun tak boleh mudah
menyerah,” ujar Zizou. Bermodal petuah ayahnya itu, Zizou pun berlatih keras
dan terus mengasah bakatnya. Saat usianya menginjak 16 tahun, ia bergabung di
klub Cannes. Setelah itu, Zidane pun berkiprah di klub yang lebih besar, Bordeux.
Prestasi Zidane di
klub Prancis membuat tim besar Italia, Juventus, tertarik. Di Juventus karier
sepak bola Zizou semakin bersinar., Zidane pun tercatat sebagai pemain termahal
dunia sewaktu hijrah ke Real Madrid pada 2000,
. Bahkan sekarang dia menjadi pelatih baru tim utama Real Madrid.