Seperti yang kita
ketahui hari peduli sampah diperingati pada 21 februari 2016 Salah satu hari
peringatan nasional bertema lingkungan hidup adalah Hari Peduli Sampah Nasional
yangTerkait persoalan sampah, aksi ini oleh pramuka tingkat siaga, hal ini
dilakukan agar masyarakat terutama anak-anak paham akan kesadaran menjaga
lingkungan kita yang semakin memperihatinkan.
Kementerian Negara
Lingkungan Hidup mencanangkan 21 Febuari 2006 sebagai Hari Peduli Sampah untuk
pertama kalinya. “Peringatan ini muncul atas ide dan desakan dari sejumlah
pihak untuk mengenang peristiwa di TPA Leuwigajah di mana sampah dapat menjadi
mesin pembunuh yang merenggut nyawa lebih dari 100 jiwa,” kata Menteri Negara
Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar di Jakarta masa itu.
Pada peristiwa naas
tersebut terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan ledakan gas metana pada
tumpukan sampah. Akibatnya 157 jiwa melayang dan dua kampung (Cilimus dan
pojok) hilang dari peta karena tergulung longsoran sampah yang berasal dari
Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah.
Pemerintah Indonesia
sendiri menargetkan Indonesia akan bebas sampah pada tahun 2020. Hari
peduli sampah dijadikan momentum untuk membangun kesadaran kolektif tentang
pentingnya prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam pengelolaan sampah.
Dengan menerapkan
konsep 3 R tersebut, tentu dapat ikut serta dalam melestarikan dan memelihara
lingkungan agar tidak rusak atau tercemar. lingkungan inilah yang perlu
mendapat perhatian kita semua. Alasaannya sederhana “Bumi kita semakin rusak”
lingkungan tempat kita berada sudah tidak lagi memeberikan rasa aman. Siapakah
yang merusak bumi ini, jangan sepenuhnya menyalahkan orang lain, dan menunggu
seseorang bertindak sesuatu kita tak sepantasnya berfikir seperti bayi yang
memiliki banyak mainan namun tak dapat merawat dan menjaga agar tak cepat
rusak. kita pun sekarang wajib terlibat di dalamnya (silahkan renungkan
sendiri). Siapa pula yang harus memperbaiki lingkungan, ya kita sendiri.
(Zeet/Whk)