Warta Harian Kita, Serang, 05/02/2015
Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) Cabang Cinangka menyatakan prihatin dan mengecam keras segala tindakan intimidasi dan pemerasan terhadap para kepala sekolah yang terjadi disejumlah sekolah di Kecamatan Cinangka, tegas Dedi Supriadi ( Wakil Ketua PGRI Cabang Cinangka ) saat ditemui tim Warta Harian Kita. ( Cinangka, 04/02/2016)
Beliu menyatakan pemerasan dan intimidasi yang dilakukan oknum mengatasnamakan LSM maupun wartawan, membuat para kepala sekolah resah yang berdampak kepada kinerja para kepala sekolah di Kecamatan Cinangka, Ujarnya (Dedi, S di Cinangka )
Wakil Ketua PGRI Cabang Cinangka Dedi Supriadi Juga menegaskan terkait hal itu PGRI Cabang Kec. Cinangka mengajak kepada kepala sekolah dan guru, selama menjalankan tugas dengan benar dan profesional, untuk bersama-sama melawan segala bentuk intimidasi dan pemerasan yang mengerdilkan profesi pendidik. Guru dan kepala sekolah itu bekerja di lindungi Undang-Undang jadi tidak perlu takut. Kumpulkan bukti bila perlu dijebak sehingga dapat di proses secara hukum.
PGRI Cabang Cinangka Siap Mengadvokasi para guru dan kepala sekolah yang di terror selama menjalankan tugasnya. tegas (Dedi Supriadi sambil berdiri tegak). Selain itu, Dedi Supriadi selaku wakil Ketua PGRI Cabang Kec. Cinangka mengajak LSM dan wartawan untuk bersama-sama bergerak memajukan pendidikan agar kepala sekolah dan guru menjalankan tugasnya secara profesional.
PGRI Cabang Cinangka Siap Mengadvokasi para guru dan kepala sekolah yang di terror selama menjalankan tugasnya. tegas (Dedi Supriadi sambil berdiri tegak). Selain itu, Dedi Supriadi selaku wakil Ketua PGRI Cabang Kec. Cinangka mengajak LSM dan wartawan untuk bersama-sama bergerak memajukan pendidikan agar kepala sekolah dan guru menjalankan tugasnya secara profesional.
PGRI adalah organisasi yang mapan, walaupun secara swadaya tetapi PGRI siap mengadvokasi dan mengcover seluruh urusan anggota sampai ke tingkat pengadilan, termasuk keuangannya. Ujarnya ( Dedi Supriadi )
Tegasnya ( Dedi Supriadi ) sekali lagi jika LSM tidak jelas atau abal-abal masuk sekolah tidak memakai tatakrama dan sopan santun jangan segan-segan untuk mengusir dan melarang mereka masuk sitem sekolah. (DS/WhK)