Jakarta - Ketamakan
membuat orang lupa. Sampai-sampai harus beraksi kriminal. Seperti dilakukan
Fredy (28), warga Banjarmasin, Kalimatan Selatan (Kalsel). Kini dia berurusan
dengan penegak hukum karena menjadi bandar togel.
Fredy tinggal perumahan mewah di Banjarmasin Timur, Banjarmasin. Dia dibekuk di rumahnya, Sabtu (20/2/2016). Tak banyak yang tahu, ternyata pria muda ini pelaku kriminal.
"Tetangga tidak tahu. Rumahnya selalu tertutup. Saat digerebek, pintu terkunci," kata Direskrimum Polda Kalsel Kombes Yustain Apiani yang tim Warta Harian Kita Lansir dari detikcom, Senin (22/2/2016).
Kasus itu terungkap setelah
polisi menangkap 3 pengecer dan pengepul judi togel, yakni Tajudin, Aini, dan
Hamdianor. Dari hasil pengembangan muncul nama Fredy yang berperan sebagai
bandar.
"Dia pengangguran, kerjanya tidak jelas. Di rumahnya ada 3 mobil. Honda
CR-V dan 2 Honda Jazz. Omzet judinya Rp 1 miliar sebulan," jelas Yustain.
Dari rumah Fredy, polisi mengamankan uang tunai Rp 33 juta, 5 ATM, 22 ponsel, 1 laptop, 7 buku tabungan, dan daftar nama anak buah.
Kanit Resmob Polda Kalsel AKP Arief Prasetya yang memimpin penggerebekan menambahkan, Fredy beraksi sejak 2013. Dia sudah pernah ditangkap dalam kasus serupa.
"Masih didalami soal kemungkinan peredarannya ke luar Kalsel," jelas Arief. Saat ini, 4 tersangka perjudian tersebut ditahan di Mapolda Kalsel.
(Zeet/Whk)
sumber:detik.com