Dilansir laman BBC Hillary Clinton memenangkan
pemilihan pendahuluan (primary) Partai Demokrat di Carolina Selatan -
jajak pendapat menujukkan selisih suara yang besar antara Clinton dan
saingannya Bernie Sanders.
Kemenangan Clinton sudah
diprediksi tetapi hal ini memberinya momentum menjelang pemilihan pendahuluan
"Super Tuesday" di 11 negara bagian pekan depan.
"Besok kampanye ini
akan digelar secara nasional," kata Clinton kepada pendukungnya.
Tidak lama setelah
pemungutan suara ditutup Clinton mengatakan kepada para pendukungnya,
"Anda memberi pesan - di Amerika ketika kita berdiri bersama-sama, tidak
ada rintangan terlalu besar untuk dilalui."
Ini adalah kemenangan
ketiga Hillary Clinton dalam empat pemilihan pendahuluan, setelah
menang di Iowa dan Nevada.
Dia kalah dari Bernie
Sanders di New Hampshire.
Sementara itu, Sanders sudah
menerima kekalahannya tetapi mengatakan kampanye baru saja dimulai.
Delapan tahun yang lalu
-ketika Clinton juga berusaha untuk menjadi calon presiden dari Partai
Demokrat- Clinton dikalahkan Barack Obama pada pemilihan pendahuluan di
Carolina Selatan.
Pada Partai Republik,
miliarder Donald Trump memimpin pertarungan yang tinggal menyisakan lima calon
dari 12 calon pada bulan lalu.
Ia memenangkan kaukus Nevada
pada hari Rabu (24/02) dengan selisih yang besar terhadap lawannya - para
wartawan mengatakan Trump mulai terlihat tak terkalahkan.
Tapi dalam pidato
kemenangannya, Clinton mengkritik pria yang diduga akan menjadi calon presiden
dari Partai Republik.
"Terlepas apa yang Anda
dengar, kita tidak perlu membuat Amerika hebat lagi. Amerika tidak pernah
berhenti menjadi hebat," katanya, merujuk pada slogan kampanye Trump.
